Manfaat Kunir Putih dan Kandungan Senyawa Aktif di Dalamnya

By:
Tag: Manfaat Tanaman
Nama kunir putih atau kunyit putih mungkin tidak begitu populer di tanah air. Namun sebenarnya, kunyit putih berasal dari Indonesia dan India. Layaknya kunyit, kunir putih terlihat seperti kunyit biasa, namun warnya lebih pucat dan rasanya sangat pahit. Manfaat kunir putih pada dasarnya hampir sama dengan manfaat kunyit kuning. Namun, ada beberapa kandungan zat berbeda di dalamnya, sehingga khasiatnya untuk kesehatan dan kecantikan mungkin bervariasi.

Manfaat Kunir Putih untuk Kesehatan

Khasiat di Balik Manfaat Kunir Putih

Kunyit putih juga dikenal sebagai curcuma zedoaria, yang merupakan sumber minyak esensial dan mengandung curcumin, arabin, dan sebagainya. Senyawa lainnya adalah furanodiene, zedorone, curzeone, furanodienone, curzerenone, dan sebagainya. Beberapa komponen penting lain dalam rhizome adalah beta turmerone, germacrone, alpha turmerone, dan sebagainya. Karena berbagai kandungan dan komponen alami di dalamnya, berikut adalah manfaat kunir putih bagi kesehatan.

#1 Bersifat Anti-Kuman

Ekstrak rimpang kunir putih menunjukkan antivitas anti-kuman yang sangat kuat untuk melawan E.coli, S. Aureus, Candida sp, dan sebagainya. Selain itu, minyak atsiri kunyit juga menunjukkan antivitas anti-kuman yang kuat untuk melawan bakteri yang masuk melalui makanan, menghambat pertumbuhan patogen dalam mulut, menghentikan pertumbuhan spesies jamur yang resisten terhadap makanan, serta dapat menghambat pertumbuhan atau bahkan membunuh larva nyamuk.

Kesimpulannya: sama dengan manfaat temulawak untuk wajah, sifat anti-bakteri pada kunyit dapat mencegah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh aktivitas patogen pada makanan, infeksi mulut, spesies jamur, dan larva nyamuk.

#2 Bersifat Anti-Inflamai dan Pengurang Nyeri

Penelitian juga menemukan bahwa ekstrak kunir putih memiliki aktivitas anti-inflamasi dan anti-artritis, berkat senyawa bernama curzenone dan dihydrocurdione di dalamnya. Sementara itu, khasiat pengurang rasa nyeri berasal dari senyawa bernama curcumenol yang bekerja lebih kuat dibanding aspirin. Manfaat kunir putih untuk tubuh selanjutnya adalah mengurangi kejang pada otot perut.

Kesimpulannya: senyawa alami dihydrocurdione, curzenone dan curcumenol berperan terhadap sifat anti-radang dan pengurang rasa nyeri. Bahkan, fungsinya dalam menurunkan nyeri lebih kuat dibanding aspirin.

#3 Bersifat Anti-Oksidan dan Anti-Alergi

Minyak kunir putih memiliki aktivitas antioksidan kadar sedang hingga tinggi. Antioksidan bekerja ‘memburu’ dan menghancurkan radikal bebas maupun ion logam berat. Senyawa bernama curcuminoid pada ekstrak kunir putih ditemukan memiliki efek anti-alergi dan dapat membantu mengatasi masalah kulit akibat reaksi alergi. Senyawa curcumin memiliki aktivitas anti-alergen paling kuat. Cara kerjanya adalah dengan menghambat pertumbuhan protein penyebab inflamasi dan mencegah pelepasan senyawa kimia yang dapat memicu reaksi alergi.

Kesimpulannya: minyak alami yang terdapat pada kunir putih menunjukkan aktivitas antioksidan, sedangkan curcuminoid berperan terhadap sifat anti-alergi dan membantu mengatasi reaksi alergi pada kulit.
Baca:
Manfaat Kayu Secang Bagi Kesehatan
Manfaat Klorofil K Link dari Daun Alfalfa

#4 Bersifat Anti-Kanker

Ekstrak cair kunir putih terbukti memiliki potensi anti-metastatis dan penelitian menunjukkan kalau sifat metastatis tersebut membantu menghambat pertumbuhan sel-sel melanoma. Sebaliknya, ekstrak alkohol kunir putih memiliki sifat anti-kanker dan anti-inflamasi. Khasiat ini berasal dari senyawa curcuminoid yang membantu melawan sel kanker ovarium, carcinoma paru, kanker prostat, dan kanker hati. Sifat anti-kanker tersebut diperkuat oleh senyawa bernama zerumbone, curcmin, dan zerumbone epoxide.

Cara Menggunakan Kunir Putih

Curcuma zedoaria digunakan sebagai obat herbal dalam pengobatan tradisional. Tidak banyak data yang tersedia tentang dosisnya, namun karena merupakan bahan alami, kunir putih relatif aman dan bebas efek samping. Biasanya, kunir putih bentuk bubuk digunakan dalam takaran 1-4 gram. Namun, karena rasanya yang pahit, anda bisa dimulai dengan dosis kecil dan meningkatkannya secara perlahan.
Baca juga: Manfaat Nasi Merah untuk Kesehatan
Dengan berbagai manfaat kunir putih, anda tidak perlu ragu menggunakannya, kecuali pada wanita hamil dan menyusui. Wanita yang mengalami gangguan menstruasi berat juga tidak dianjurkan menggunakan kunir putih.